Pengaruh Pelayanan Kefarmasian Di Rumah Terhadap Pengendalian Kadar Glukosa Darah Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Ngampilan Yogyakarta

  • Abdillah Mursyid Program Studi Kebidanan STIKes Salsabila Serang
Keywords: Pelayanan Kefarmasian, Kadar Glukosa Darah, Pasien Diabetes Mellitus, Tipe 2

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit kronis ditandai dengan gangguan metabolik seperti hiperglikemia. Laporan Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2013 oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia, menunjukkan bahwa prevalensi DM di Indonesia untuk usia diatas 15 tahun berdasarkan wawancara yang terdiagnosis dokter sebesar 1,5 %. Pelayanan kefarmasian di rumah bermanfaat untuk meningkatkan kepedulian diri dan mengontrol metabolik serta meningkatkan kualitas hidup pasien diabetes mellitus. Apoteker yang juga dirujuk sebagai care giver diharapkan untuk dapat melakukan pelayanan kefarmasian di rumah, yaitu pelayanan kefarmasian yang bersifat kunjungan rumah terutama untuk kelompok dewasa dan lansia serta pasien dengan pengobatan penyakit kronik lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian pelayanan kefarmasian di rumah terhadap pengendalian kadar glukosa darah pasien diabetes melitus rawat jalan di Puskesmas Ngampilan Yogyakarta. Penelitian bersifat eksperimental dengan rancangan Quasi-eksperimental prospektif. Pengaruh pelayanan kefarmasian di rumah terhadap pengendalian kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer. Analisis hasil dilakukan dengan membandingkan hasil kadar glukosa darah puasa sebelum dan sesudah diberikan pelayanan kefarmasian di rumah menggunakan aplikasi SPSS. Sebanyak 76 subjek penelitian dilibatkan dalam penelitian ini, kelompok perlakuan sejumlah 38 subjek diberikan pelayanan kefarmasian di rumah berupa edukasi dan 38 subjek berupa kelompok kontrol. Terdapat perbedaan yang signifikan dengan nilai 0,005 (p<0,05) pada pengendalian glukosa darah setelah diberikan pelayanan kefarmasian di rumah pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol yang tidak diberikan pelayanan kefarmasian di rumah, menunjukkan bahwa pelayanan kefarmasian di rumah memiliki pengaruh yang signifikan dalam pengendalian kadar glukosa darah puasa.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-03-17