Formulasi Dan Uji Stabilitas Fisik Bedak Tabur Ekstrak Etanol Daun Kapuk Randu (Ceiba Pentandra(L.) Gaertn.)

  • Yuningsih Universitas Mathla’ul Anwar Banten
  • Hadi Susilo Universitas Mathla’ul Anwar Banten
  • Yusransyah STIKes Salsabila Serang
Keywords: Bedak Tabur, Ceiba pentandra(L.) Gaertn, Stabilitas

Abstract

Bedak merupakan jenis kosmetikyang digunakan untuk pemakaian luar pada kulit wajah dan tubuh. Pada umumnya bedak digunakan untuk berbagai aplikasi, antara lain pada kulit wajah yang terlihat kusam sehingga terlihat lebih berseri, untuk menyamarkan kulit wajah yang berjerawat dan berlubang, untuk menutupi flek-flek hitam pada wajah, menghaluskan, meratakan, dan mengurangi penampakan garis halus dan pori-pori wajah, dan meratakan warna kulit. Daun kapuk randu hanya  digunakan  sebagai  tanaman atau obat  herbal  tanpa diolah  terlebihdahulu. Untuk   meningkatkan  nilai   ekonominya,   pengolahan   dapat   dilakukan   dengan dijadikan produk seperti bedak tabur. Tujuan penelitian  yaitu untuk mengetahui formulasi dan uji stabilitas fisik bedak tabur ekstrak etanol daun kapuk randu (Ceiba pentandra(L.) Gaertn.).Formulasi bedak terdiri dari talk, zinc stearat, zinc oksida,kalsium karbonat, kaolin dan penambahan ekstrak etanol daun kapuk randu dengankonsentrasi 0%; 5%; 10%; dan 20 %. Evaluasi stabilitas bedak tabur meliputi organoleptik,   homogenitas,   uji   iritasi   dan   uji   kesukaan.   Hasil   penelitian menunjukkan  bahwa  ekstrak  etanol  daun  kapuk  randu  (C.pentandra(L.) Gaertn.)dapat diformulasikan menjadi bedak tabur. Hasil uji stabilitas fisik menunjukkan bahwa bedak tabur ekstrak etanol daun kapuk randu (C.pentandra(L.) Gaertn.) memiliki stabilitas yang baik baik dari segi organoleptik dan homogenitas Kandungan metabolit sekunder yang terdapat pada daun kapuk randu (C.pentandra(L.) Gaertn.) adalah flavonoid, tanin, saponin dan alkaloid.

 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2020-01-22